logo

Ingin Berlanggannan

Solusi Cerdas BeTa

Masukkan Email Anda :

Belajar Tajwid 3P
image

Belajar Tajwid 3P

tajwid_3d@yahoo.co.id


Silahkan hubungi Solusi Cerdas Belajar Tajwid di http://www.tajwid3d.co.cc/

Makhrijul Huruf

MAKHARIJUL HURUF

1.       1. Pengertian

Makhorijul Huruf ditinjau dari morfologi berasal dari Fi’il Madhi "خَرَجَ " yang berarti “Keluar ”. Kemudian diikutkan wazan "مَفْعَل ٌ" yang bershighat isim makan menjadi "مَخْرَجٌ " yang berarti “Tempat Keluar ”. Bentuk jama’nya adalah "مَخَارِجُ الْحُرُوْفِ " yang berarti “Tempat-Tempat Keluar Huruf ”. Jadi “Makhorijul Huruf ” adalah “Tempat-Tempat Keluarnya Huruf ”.

Secara bahasa Makhraj artinya : مَوْضِعُ الْخُرُوْج ِ , yang berarti tampat keluar . Sedangkan menurut istilah , Makhraj adalah : اِسْمُ لِلْمَحَلِّ الَّذِى يُنْشَاءُ مِنْهُ الْحَرْفُ , suatu nama tempat , yang pada huruf dibentuk (diucapkan).

Jadi Makhorijul Huruf adalah tempat-tempat keluarnya huruf pada waktu huruf-huruf itu dibunyikan. Ketika membaca Al-Qur’an , setiap huruf harus dibunyikan sesuai dengan Makhrajnya . Kesalahan dalam pengucapan huruf dapat menimbulkan perbedaan makna atau kesalahan arti pada bacaan yang sedang dibaca. Dalam kondisi tertentu, kesalahan ini bahkan dapat menyebabkan kekafiran apabila dilakukan dengan sengaja.

Kesalahan Makhraj yang menyebabkan berubahnya arti misalnya Ha’ (ح ) pada lafazh "الرَّحِيْم ُ" yang artinya “Maha Penyayang ” pada kalimat basmalah yang terbaca Kha’ "الرَّخِيْم ُ" (خ ) yang artinya “Suara Merdu ”. Maka jauhlah artinya dari apa yang dikehendaki Allah swt.


2.       2. Cara Mengetahui Tempat Keluarnya Huruf

Cara mengetahui tempat keluarnya huruf adalah dengan men-sukun atau men-tasydid huruf tersebut, kemudian menambahkan satu huruf hidup sebelumnya. Contoh :

بَ

menjadi

اَبْ

atau

اَبَّ

سَ

menjadi

اَسْ

atau

اَسَّ

قَ

menjadi

اَقْ

atau

اَقَّ

 


3.       3. Pembagian Makharijul Huruf

Para ulama berbeda pendapat tentang pembagian Makharijul Huruf . Imam Syibawaih dan Asy-Syathibiy berpendapat bahwa Makharijul Huruf terbagi atas 16 Makhraj , sementara menurut Imam Al-Fara’ terbagi atas 14 Makhraj . Manum pendapat yang paling masyhur dalam masalah ini adalah yang menyatakan bahwa Makharijul Huruf terbagi atas 17 Makhraj . Imam Khalil bin Ahmad menjelaskan bahwa pendapat inilah yang banyak dipegang oleh Qari’ termasuk Imam ibnu Jazariy serta para ahli Nahwu .

Selanjutnya, ketujuhbelas Makhraj ini di klasifikasikan kedalam lima tempat. Lima temat inilah yang merupakan letak Makhraj dari setiap huruf yang telah kita ketahui saat ini.


Lima tempat yang dimaksud dalam Makhrijul Huruf   itu adalah :

a.        a. Al-Jauf (الجوف) , Rongga Tenggorokkan dan Mulut                   

b.        b. Al-Halq (الحلق) , Tenggorokkan                                             

c.        c. Al-Lisan (اللّسان) , Lidah                                                      

d.         d. Asy-Syafatan (الشفتان) , Dua Bibir                                       

e.        e. Al-Khaisyum (الخيشوم) , Pangkal Hidung

Copyright © 2014 Solusi Cerdas Belajar Tajwid · All Rights Reserved